Profil Pemain Eden Hazard

eden hazard

Eden Michael Hazard, kelahiran tanggal  7Januari 1991 merupakan pemain sepak bola kebangsaan Belgia yang bermain bersama klub asal Inggris, Chelsea dan tim nasional Belgia. Pemain tersebut berposisi sebagai gelandang serang dan gelandang sayap.

Hazard memiliki kreativitas, kecepatan dan kemampuan yang bisa membahayakan tim lawan. Dia pun merupakan pemain yang luar biasa dan banyak menerima pujian atas penampilannya di dalam lapangan. Hazard pun masuk dalam kandidat Ballon d’Or.

Hazard adalah putra dari mantan pemain timnas Belgia dan memulai karir sepak bolanya di Belagia. Ketika itu, dia bermain di klub lokal bersama Royal State Brainois dan Tubize. Pada tahun 2005, dia bermain di Perancis yang bergabung dengan Lille.

eden hazard
eden hazard

Dia telah menghabiskan selama dua tahun di akademi klub, dan di usia ke 16, dia bermain untuk pertama kalinya sebagai pemain profesional pada November 2007. Dan Dirinya merupakan pemain yang diandalkan untuk Lille dibawah pelatih Rudi Garcia, dengan tampil bermain sebanyak 190 laga.

Selama satu musim dirinya bermain sebagai starter, yang sukses memberikan gelar juara National Union Of Football Profesional (UNFP). Dan Hazard pun telah mendapatkan penghargaan Young Player of The Year, menjadikan dirinya pemain non-Perancis dalam peraihan penghargaan tersebut.

Awal Karir Sebagai Pemain Sepakbola di Klub

hazard
hazard yang sedang selebrasi, setelah mencetak gol

Edin Hazard yang memulai karir di sepak bolanya bersama klub asal kota kelahairannya Royal Stade Brainois selama 4 tahun. Selama dirinya bermain di klub tersebut, salah satu pelatih muda melihat dirinya merupakan pemain yang berbakat. Lalu menghabiskan delapan tahun bersama Tubize.

Bermain di Tubize, dia ditemukan oleh pencari bakar dai klub Lille saat dirinya beramin disebuah turnamen lokal bersama klubnya. Kemudian, pencari bakat tersebut meminta kepada Hazard untuk menemui ayahnya dan memberikan sebuah kontrak untuknya.

Lalu, Orang tua Hazard menerima atas penawaran yang diajukan oleh Lille, dengan harapan fasilitas pelatihan di Perancis akan lebih baik.

Lille

Pada tahun 2005, Hazard bergabung dengan Lille dan menghabiskan selama dua tahun untuk meningkatkan dirinya di sekolah lokal klub. Karena akademi muda di Luchin tidak dapat beroperasi waktu itu. Pada awal musim 2007-2008 di usia 16 tahun, Hazard dipromosikan ke tim cadangan klub di Championnat de France amateur.

Klub tersebut berada di peringkat keempat di sepak bola Perancis. Meski dirimnya masih bermain bersama Lille di bawah 18 tahun di kompetisi Liga dan Coupe Gambardella. Pada tanggal 1 September 2007, Hazard bermain dalam debutnya di pertandingan melawan Racing Club de France.

Dalam pertandingan tersebut, dia sebagai pemain pengganti dalam kekalahan skor 3-1. Dan bermain di pekan berikutnya, timnya harus menerima kekalahan dengan skor 1-0.

Chelsea

Pada tanggal 4 Juni 2012, Chelsea mengumumkan secara resmi disitus milik klub telah menyetujui persayaratan yang diberikan oleh Lille untuk memberikan kepemilikan Hazard. Pemain tengah itu pun menandatangani dengan klub dan melewati tes medis.

Dimana biaya transfer untuk mnedapatkan Hazard dibanderol dengan harga 32 juta poundsterling. Setelah penandatangan kontrak bersama Chelsea, Hazard memberikan pernyataannya di situs resmi klub “Saya sangat senang berada disini. Ini merupakan klun yang hebat dan saya sudah tidak sabar untuk bermain”.

Hazard yang diberikan nomor punggung 17, pada sebelumnya dikenakan oleh Jose Bosingwa. Di tanggal 18 Juli, Hazard membuat debutnya bersama Chelsea di pra-musim dalam laga persahabatan melawan Seattle Sounders dan mencetak gol untuk klub The Blues.

Pada tanggal 12 Agustus 2012, Hazard bermain pertama kalinya untuk Chelsea di ajang FA Community Shield 2012 saat berhadapan dengan Manchester City. Di laga tersebut berakhir dengan skor 3-2 di Villa Park.

Di musim 2015-2016, Hazard sempat mengalami kesulitan dalam permainannya di tiap pertandingan. Saat timnya bermain melawan Maccabi Tel Aviv, dia gagal mengeksekusi tendang penalti di penyisihan grup Liga Champions.

Profil Pelatih : Antonio Conte

antonio-conte

Antonio Conte yang lahir pada tanggal 31 Juli 1969 di Lecce, Italia. Saat ini dia berusia 47 tahun merupakan mantan pemain sepak bola asli dari Italia. Dimana pelatih tersebut pernah bermain bersama U.S. Lecce dan Juventus. Dan dia pun turut serta di timnas Italia dengan 20 kali pertandingan dan 2 gol.

Conte yang membawa tim nasional Italia meraih runner-up di Piala Dunia 1994. Sebelum dia ditunjuk sebagai pelatih timnas Italia, Conte menjabat sebagai manajer di Chelsea. Dia pun sukses memberikan Scudetto ke 28 atau ke 30 secara keseluruhan, bagi tim raksasa Italia, Juventus. Dan pada akhir 2015-16, Conte mendapatkan tawaran untuk melatih Chelsea.

antonio-conte
conte yang sedang mengatur tim asuhannya

Karir Antonio Conte Sebagai Pemain :

Lecce

Conte yang memulai karirnya sebagai pemain sepak bola, ketika itu dirinya masuk kedalam tim primavera Lecce di tahun 1985. Tidak lama kemudian, dia masuk ke dalam skuad utama Lecce yang berlaga di kompetisi Seri A pada tanggal 6 April 1986, saat timnya menghadapi Pisa.

Pada bulan November 1989, Conte mencetak gol perdananya di ajang Seri A saat Lecce berhadapang dengan Napoli, yang berakhir dengan kemenangan skor 3-2.

Juventus

Conte yang pindah ke Juventus pada jendela transfer musim dingin tahun 1991. Dalam laga perdananya yang membela Juventus, tampil begitu gemilang karena dia mainkan ketika timnya berhadapan dengan Torino. Dimana pertandingan itu bertakjub Derby della Mole pada tanggal 17 November.

Conte yang tampil degan peforma terbaiknya di tiap pertandingan, membuat dirinya terus berkembang dengan pesat. Dan dia merupakan salah satu pemain yang membawa kesuksesan Juventus meraih gelar juara Piala UEFA di musim 1992-93.

Pada musim berikutnya pun, gelar yang lainnya telah dia raih bersama Juventus. Ketika itu Juventus dilatih oleh Marcello Lippi, Conte yang sukses merauh gelar Scudetto, Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Interkontinental. Dan dia dipilih sebagai kapten tim, ketika hengkangnya Gianluca Vialli dan Fabrizio Ravanelli pada tahun 1966.

Tim Nasional Italia

Antonio Conte bermain di timnas Italia tidak begitu terlihat kemampuannya, jika dibandingkan dia berkarir di klub. Conte pun hanya dua kali ikut serta di kompetisi besar, seperti Piala Dunia 1994 dan Piala Eropa 2000.  Di dua turnamen itu, timnas Italia harus menerima kekalahan dibabak final.

antonio conte
antonio conte

Karir Antonio Conte Sebagai Pelatih :

Selama Antonio berkarir sebagai pelatih sepak bola untuk klub, seperti Arezzo, Bari, Atalata Siena, dan Juventus. Terakhir dirinya melatih di Italia, bersama Juventus yang di tunjuk oleh Giuseppe Marotta pada bulan Mei 2011. Kala itu dirinya menggantikan pelatih Luigi Delneri yang tidak bisa memberikan Nyonya Tua gelar juara Liga Italia.

Saat itu, Conte yang terikat kontrak selama dua musim, yang mana kontraknya habis samapai dengan 2012-2013. Conte yang begitu dicintai oleh fans fanatik Bianconeri, karena dia merupakan mantan pemain Juventus. Dan dia pun juga mendapatkan sambutan meriah dari para Juventini ketika menandatangani kontrak.

Conte yang menjalani debutnya bersama Juventus dalam ajang Seri A pada tanggal 11 September 2011. Dalam laga itu, dia suskses meraih kemenangan saat menundukkan Parma dengan skor 4-1 di Juventus Stadium. Di tanggal 18 September 2011, Dia pun berhasil mengalahkan mantan timnya, Siena yang sebagai tim tuan rumah dengan kemenangan tipis 0-1.

Pada musim 2011-12, tim yang diasuhnya pun banyak menghasilkan imbang, namun Conte tetap mendapatkan pujian di beberapa mantan pemain dan pelatih bola Italia. Yang mana dirinya sempat dibandingkan dengan pelatih Real Madrid, Jose Mourinho.

Conte yang dinilai mampu meningkatkan reputasi layaknya Mourinho, yang memiliki tekad sebagai peraih gelar juara dan kemampuannya dalam komunikasi dengan para pemainnya. Beda dengan Mourinho yang bermain lebih waspada dan bermain sepak bola dengan kasar, Conte pun lebih menyukai formasi 4-3-3 dan 3-5-2 yang sering dia gunakan.

Menjabat sebagai pelatih di Juventus, dia telah memberikan gelar juara seperti Seri A pada tahun 2012, 2013, 2013, Piala Super Italia satu kali di tahun 2012 dan r

Profil Pelatih : Jose Mourinho

Jose Mourinho

Nama lengkap Jose Mario dos Santos Mourinho Felix, yang panggilan akrabnya Jose Mourinho. Dia lahir pada tanggal 26 Januari 1963 di Setubal, Portugal. Merupakan seorang pelatih kebangsaan Portugal dan masuk dalam salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepak bola.

Dimana prestasi-prestasi yang telah dicapainya selama ini, ketika dirinya kembali ke Chelsea pada 3 Juni 2013 silam. Dimana ketika itu pihak klub tersebut mengumunkan peresmian dirinya sebagai pelatih.

Pada tanggal 2 Juni 2008 sampai 30 Mei 2010, dia pun menjabat sebagai pelatih di Inter Milan. Mourinho sukses memberikan treble winner kepada tim raksasa Italia tersebut. Yang pada sebelumnya dia melatih Chelsea 2004-2007, Porto 2002-2004, U.D Leiria 2001-2002 dan juga Benfica pada tahun 2000.

Jose Mourinho
mourinho yang tidak menerima keputusan wasit

Kesuksesan Mourinho Bersama Klub Yang Dilatihnya

Pelatih berusia 54 tahun itu, telah dua kali memberikan Porto, Chelsea, dan Inter meraih gelar juara Liga. Sekaligus Mourinho mengantarkan Porto memenangkan juara Liga Champions dan Piala UEFA. Dengan kesukseskan yang diraihnya dia mendapatkan penghargaan sebagai pelatih sepak bola terbaik di dunia yang diberikan International Federation of Football History & Statistic.

Mourinho yang belajar di Universitas Teknik Lisbon, dirinya mampu membuktikan meraih gelar juara di bidang ilmu olah raga dalam ujian tentang metodologi sepak bola. Lalu dia pun menjelma sebagai pengajar, pelatih tim junior dan juga sebagai penerjemah Bobby Robson yang melatih di Sporting Lisbon.

Mourinho ditunjuk sebagai asisten pelatih, karena Robson yang pindah ke klub Porto dan Barcelona. Lalu menjabat asisten pelatih Louis Van Gaal, dan kini dia menjadi pelatih Manchester United untuk menggantikan pelatih Belanda tersebut.

Pelatih asal Portugal itu memang sudah dikenal dengan komentar-komentar yang diberikannya begitu tajam dan kontroversial. Ketika kedatangannya ke Chelsea di tahun 2004, dia mengatakan bahwa dirinya “sang istimewa” atau yang disebut The Special One. Dan juga penampilannya seperti bintang film, yang selalu berada di halaman utama baik itu berita ataupun gosip.

Dirinya merupakan pelatih yang memiliki kepribadian kuat dan mampu membuat sebuah tim mempuyai mental juara yang ditanganinya. Mourinho pun juga mendapatkan kritikan, karena bermain sepak bola dengan cara negatif.  Dan menjadi sebuah jaminan yang pasti untuk membuat prestasi. Maka dari itu, ada sebagian orang yang mengatakan bahwa dirinya pelatih spesialis piala yang mampu merebut empat gelar juara liga domestik di empat negara yang berbeda.

pelatih mourinho
mourinho kesal dengan keputusan wasit

Porto :

Jose Mourinho yang ditunjukkan untuk melatih Porto pada bulan Januari 2002, untuk menggantikan Ocatavio Machado. Menjabat sebagai pelatih dalam kurun waktu dua musim saja, dia sukses memberikan enam trofi dan sukses meraih treble winners di tahun 2003. Lalu pada tanggal 31 Mei 2004, Mourinho yang hengkang dari tim berjuluk OS Dragoes untuk melatih di Chelsea.

Chelsea :

Peresmian Jose Mourinho oleh pihak klub Chelsea pada tanggal 2 Juni 2004. Dalam debut pertamanya sebagai pelatih di musim 2004-2005, dia mampu memberikan The Blues gelar juara Premier League usai penantiannya selama 50 tahun. Dan di musim 2005-2006 pun, The Special One kembali mengantarkan timnya juara.

Inter Milan :

Mourinho yang selama sembilan bulan tidak melatih, dirinya ditunjuk untuk menjadi pelatih di Inter pada tanggal 2 Juni 2008 yang menggantikan Roberto Mancini. Presiden klub yang bernama Massimo Moratti, dia diberikan target untuk dapat meraih gelar juara Liga Champions 2009 yang finalnya diselenggarakan di Stadion Olimpico, Roma, Italia.

Lalu Mourinho memilih mantan pemain Inter di tahun 80-an, untuk menjadi asisten pelatihnya yang bernama Giuseppe Baresi. Dan bekerja dengan  Rui Faria (pelatih fisik), Silvino (Pelatih Inter) dan Andre Villas Boas (asisten pelatih teknik). Dimana tiga orang tersebut adalah stafnya ketika melatih Chelsea dan Porto.

Real Madrid :

Sukses bersama klub asal Italia, Inter Milan. Mourinho pun pergi untuk mencari tantangan baru ke Spanyol, bersama Real Madrid. Yang sebelumnya Presiden klub Florentino Prerez memecat Manuel Pellegrini di 27 Mei 2010. Dan dia pun di umumkan oleh pihak klub menjabat sebagai pelatih untuk Los Blancos.