Profil Pemain Alessandro Del Piero

del piero

Nama Lengkap Alessanndro Del Piero yang dikenal dengan Del Piero, pemain itu kelahiran pada tanggal 9 November 1974 di Veneto, Italia. Dan memiliki istri yang bernama Sonia Amoruso, serta memilki tiga orang anak.

Karir Del Piero Menjalani Sepakbola Profesional

Di usia 7 tahun, Del Piero sudah mulai bermain bola di klub San Vendemiano. Ketika itu, dia bermain sebagai kiper karena ibunya merasa bahwa posisi itu merupakan paling aman. Namun, sang kakak yang bernama Stefano melihat dengan adiknya lebih bagus dalam hal menyerang.

Dengan hal itu, Del Piero berpindah posisi menjadi striker. Dia pun bermain di tim muda Padova Calcio pada tahun 1988. Dan memiliki kesempatan untuk menjalani karirnyaa sebagai sepak bola profesional di tahun 1991 bersama Padova, yang bermain di Seri B Liga Italia.

del piero
selebrasi del piero setelah mencetak gol

Tampil gemilang bersama Padova, lalu dia resmi ke tim raksasa Italia yaitu Juventus pada tahun 1993. Pada bulan September 1993, debutnya bersama Juve ketika berhadapan dengan Foggia. Dan dirinya mencetak gol pertamanya, saat menghadapi Parma sebagai starter yang membuat hat-trick.

Dia mampu membawa Old Lady menjuarai Scudetto, dimana gelar pertamanya yang diperoleh pada tahun 1995. Dan pada musim berikutnya, dia ikut serta dalam ajang gelar Liga Champions dan Piala Intercontinental pada tahun 1996.

Del Piero yang diajak untuk bergabung dengan Juventus, saat itu bertemu dengan Giampiero Boniperti di makcomblangi. Yang mana, pertama kalinya datang ke Turin, Del Piero masih berusia 19 tahun yang dibawa ke Trophy Room Juventus.

Di dalam ruangan tersebut terdapat puluhan trofi yang sudah diraih oleh Juventus. Lalu presiden klub tersebut pun mengatakan : “Lihat banyak piala yang sudah kami peroleh, saya berharap kamu (Del Piero) mampu memberikan kemenangan lebih banyak lagi,” ucap Boniperti.

Meski dia masih muda kala itu, Del Peiro memiliki tekad dengan kalimat yang diucapkan oleh presiden. Lalu, terbukti bahwa dirinya telah bermain sebanyak 700 lebih pertandingan dan meraih sepuluh gelar di tiap kejuaraan untuk mengharumkan nama Juventus.

Debut Pertama Del Piero Membela Juventus

del-piero-juventus
del piero merayakan gol yang dicetaknya

Di pertandingan pertamanya pada tanggal 12 September 1993, ketika itu Del Piero menggantikan posisi Ravanelli di menit ke 74, Dimana dalam pertandingan itu berhadapan dengan Foggia. Di laga berikutnya, dia sukses membuat gol perdananya untuk Juventus dalam laga kontra Reggina.

Pemain itu pun menjadi andalan tim dan mendapatkan gaji fantastis dari klub, yang digunakannya untuk membeil sebuah mobil Lancia Delta Integrale yang sudah lama diinginkannya untuk dikendarai selama sepuluh tahun.

Del Piero Menjelma Menjadi Bintang di Juventus

Pada musim 1994-1995, merupakan musim kedua bagi Del Piero yang merubah dirinya sebagai pemain bintang yang dimiliki Juventus. Ketika itu masa kejayaan Juventus yang selama sembilan musim tidak menjurai gelar Scudetto.

Lalu, kepemimpunana Boniperti telah berganti dengan Triade (Mogi, Giraudo dan Bettega), termasuk pelatih Giovani Trapattoni yang dipecat Dan memberikan kepercayaan kepada Marcello Lippi. Tidak lama kemudia, Del Piero di promosikan dari Primavera untuk bermain dengan tim senior.

Yang mana ketika itu, Del Piero merupakan striker keempat untuk Juventus, dibawah seniornya seperti Roberto Baggio, Ravanelli dan Gianluca. Saat itu pelatih klub menggunakan formasi 4-3-3, yang mana Roberto Baggio sering cedara. Dengan itu diberikannya kesempatan Del Piero menunjukkan kemampuannya.

Di musim itu, dia telah bermain sebanyak 50 pertandingan dan menyumbangkan 11 gol di tiap kompetisi. Saat dirinya membela tim senior, dia mampu memberikan sebuah gelar Scudetto ke 23 untuk Juventus. Dan ketika Del Piero sedang berlibur yang menikmati status sebagai gelar juara.

Sang pemain tersebut mendapatkan sebuah kabar, yang mengejutkannya dari Italia. Bahwa klub yang dibelanya Juventus terlibat skandal Calciopoli, yang membuat timnya didegradasi dan bermain di Seri B Liga Italia.

Profil Pemain Francesco Totti

francesco totti

Francesco Totti lahir di Roma, Italia pada tanggal 27 September 1976, mempunyai istri bernama Ilary Blasi dan memiliki dua anak bernama Cristian dan Chanel.

Karir Sepakbola di Klub :

Francesco Totti mulai bermain di tim muda sepakbola pada saat berusia 8 tahun dengan Fortitudo, kemudian dia bergabung dengan Smit Trastevere dan Lodigiani. Setelah mengesankan bagi para pencari bakat, sang ibu menolak kesempatan bergabung ke AC Milan dan memilih Totti bergabung dengan tim muda Roma pada tahun 1989.

Setelah tiga tahun di tim muda, Totti membuat penampilan profesional pertamanya untuk tim senior Roma di Serie A pada usia 16 tahun, saat pelatih Vujadin Boskov memainkan dia dalam kemenangan 2-0 melawan Brescia pada tanggal 28 Maret 1993.

Di musim berikutnya dibawah Carlo Mazzone, Totti lebih sering bermain dan mencetak gol pertamanya pada tanggal 4 September 1994 dalam hasil imbang 1-1 melawan Foggia. Tahun 1995, Totti menjadi pemain regular di Roma dan mencetak 16 gol selama tiga musim selanjutnya, dan publik memuji manajer Mazzone yang membantunya berkembang sebagai pesepakbola.

francesco totti
francesco totti usai mencetak gol

Dibawah asuhan Zdenek Zeman, Totti membuktikan dirinya dapat bermain di berbagai posisi. Dengan mental yang ditunjukkan, dia telah berperan penting dalam tim, dan membuat dirinya memakai nomor punggung 10.

Lebih sering dimainkan oleh Zeman pada musim 1997/1998 membuat Totti disebut-sebut sebagai pemain muda paling menjanjikan di Serie A, karena hal itu manajer timnas Italia saat itu, Cesare Maldini mendapatkan kritikan dari fans setelah tidak memasukkan dirinya ke skuad Italia untuk Piala Dunia 1998. Meski tidak dipanggil ke timnas Italia untuk Piala Dunia 1998, Totti mendapatkan penghargaan pemain muda terbaik di Seria untuk tahun 1998/1999.

Francesco Totti mendapatkan Scudetto bersama AS Roma pada musim 2000/2001 dibawah asuhan Fabio Capello, dimana dirinya bermain sebagai gelandang serang yang memanfaatkan kemampuan mengumpannya dan kemampuan mengatur permainan. Pada tanggal 17 Juni 2001, di Stadio Olimpico, Roma mengalahkan Parma dengan skor 3-1 dengan masing-masing tiga striker mereka, Totti, Vincenzo Montella, dan Gabriel Batistuta mencetak satu gol, dan membawa Roma menjuarai Serie A.

Pada tanggal 19 Februari 2006, dia mengalami patah tulang betis dan cedera ligamen saat pertandingan melawan Empoli setelah dilanggar oleh Richard Vanigli. Totti beresiko tidak bermain di Piala Dunia 2006, tapi kembali ke tim pada tanggal 11 Mei menjadi pemain pengganti dalam kekalahan 3-1 di final Coppa Italia melawan Internazionale. Pemasangan logam pada engkelnya selama mengalami cedera, tapi dokter memutuskan tidak melakukan operasi lagi dan dia dapat bermain di Piala Dunia 2006 dan mengantarkan Italia menjadi juara.

Selain menjadi pengatur serangan AS Roma, Totti juga dikenal sebagai pemain yang bersemangat dan menunjukkan rasa humoris dalam selebrasi golnya. Yang paling terkenal adalah ketika dia mencetak gol pada pertandingan Derby Della Capitale musim 1998/1999, dia menunjukkan kaus bertuliskan “Vi ho purgato ancora” (“Saya menyingkirkan kalian lagi”).

Selain itu, Totti juga sering mengemut jempolnya saat melakukan selebrasi gol untuk menunjukkan rasa syukurnya atas kelahiran anak laki-lakinya. Dia juga pernah melakukan selebrasi dengan memasukkan bola ke dalam kaosnya saat istrinya, Ilary Blasi sedang hamil.

Karir Berasama Tim Nasional :

francesco-totti-italia
totti saat masih membela timnas italia

Dirinya juga telah meraih gelar juara Piala Dunia bersama timnas Italia di Piala Dunia 2006 yang digelar di Jerman. Meskipun tidak memiliki banyak waktu setelah sembuh dari cedera, manajer timnas Italia Marcello Lippi memiliki kepercayaan yang luar biasa kepada dirinya. Dengan logam di engkelnya, Totti telah bermain di tujuh pertandingan Piala Dunia 2006, termasuk final melawan Perancis.

Selama Piala Dunia 2006 Totti bermain bersama Andrea Pirlo dibelakang striker-striker hebat seperti Luca Toni, Gilardino dan Laquinta dan berada di depan para gelandang hebat seperti Gattuso, Perrotta dan De Rossi. Totti bersama rekan setimnya Pirlo, menyelesaikan turnamen tersebut dengan umpan terbanyak.

Bermain bersama Italia dia memulai debutnya pada tahun 1998 dan telah mencetak sembilan gol dan membuat 24 umpan selama karir internasionalnya.